Kemampuan Alat Deteksi Dini Risiko Malnutrisi Menurut American Society for Parenteral and Enteral Nutrition pada Anak 6-60 Bulan oleh Orang Tua

Syarifah Prita Yulianty, Dida Akhmad Gurnida, Alex Chairulfatah

Sari


Latar belakang. Status gizi merupakan faktor penting dalam perkembangan dan pertumbuhan anak terutama usia 6−60 bulan yang rentan terjadinya malnutrisi. Deteksi risiko malnutrisi merupakan tugas semua pihak termasuk orang tua, Selama ini dilakukan oleh dokter dan ahli gizi, tidak ada alat skrining yang dapat digunakan orang tua. American Society for Parenteral and Enteral Nutrition (ASPEN) mengeluarkan panduan mendeteksi risiko malnutrisi pada anak oleh orang tua.
Tujuan. Menilai kemampuan alat deteksi dini risiko malnutrisi menurut ASPEN oleh orang tua.
Metode Penelitian uji diagnostik ini dilakukan dari September hingga Oktober 2018 di 3 Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sukajadi, Bandung, Indonesia dan melibatkan 75 pasang orang tua dan anak berusia 6–60 bulan. Pemilihan tempat dan subjek penelitian dilakukan secara purposive cluster sampling. Orang tua melakukan penilaian mengenai risiko pada anaknya menurut ASPEN, status gizi anak dinilai berdasarkan perbandingan berat badan (BB) dengan tinggi badan (TB). Anak dinilai memiliki risiko malnutrisi menurut metode ASPEN bila ada minimal salah satu jawaban ‘iya’ dari 9 kriteria pertanyaan, anak dinilai mempunyai risiko malnutrisi menurut peneliti bila ditemukan pemeriksaan antropometri Z-Score <-1 SD. Uji diagnostik terhadap metode ASPEN dilakukan dengan baku emas BB/TB.
Hasil. Uji diagnostik menunjukkan sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif dan negatif sebesar masing masing 78,95 %, 28,57 %, 27,27 dan 80%. Dengan rasio kemungkinan positif sebesar 1,1053 dan rasio kemungkinan negatif sebesar 0,7368.
Kesimpulan. Malnutrisi tidak jarang ditemukan, sehingga walaupun memiliki spesifitas yang tidak begitu tinggi metode ASPEN berguna bagi orang tua dalam mengawasi status gizi anak.


Kata Kunci


Deteksi dini; risko malnutrisi; status gizi; alat skrining

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset kesehatan dasar. Jakarta; Kementrian Kesehatan RI; 2013.

Rub G, Marderfeld L, Poraz, dkk. Validation of a nutritional screening tool for ambulatory use in pediatrics. J Pediatr Gastroenterol Nutr. 2016;62:771−5.

Schuitema CJ, Klos M, Kouwenoord K, Kruizenga H, Meester WR. Guideline screening and treatment of malnutrition; Amsterdam: fight malnutrion; 2011.

Seal A, Kerac M. Operational implications of using 2006 World Health Organization growth standards in nutrition programmes: secondary data analysis. Br Med J; 2007:1−6.

World Health Organization. Use of world health organization and CDC growth charts for children aged 0–59 months in the United States: Jeneva; WHO; 2010.

Koletzko B. Pediatric nutrition in practice. Edisi kedua. Jerman : World Review of Nutrition and Dietetics 2015;113:6−13.

Mehta NM, Corkins MR, Lyman BL, dkk. Defining pediatric malnutrition: A paradigm shift toward etiology-related definitions. J Parenter Enteral Nutr 2013;37:460-81.

Tanumihardjo SA, Andherson C, Horwitz MK, dkk. Poverty, Obesity, and Malnutrition: An International Perspective Recognizing the paradox. J Am Diet Assoc 2007;107:1966−72.

Joosten K, Meyer R. Nutritional screening and guidlines for managing the child with faltering growth. Eur J Clini Nutr 2010;64:S22−4.

Kondrup J, Allison SP, Elia M, Vellas B, Plauth M. ESPEN guidlines for niutrition screening. Clin Nutr 2003;22:415−21.

Simpsom R, Keller HH, Rysdale LA, Beyers JE. Nutrition screening tool for every preschooler (NutriSTEP): Validation and tst-retest reliabilty of a parent-administered quetionnaire assesing nutrition risk of preschoolers. Eur J Clin Nutr 2008;62:770−80.

Malnutrition Awarness week. Ask about your child’s nutrition. J Parenter Enteral Nutr; 2016.

Pathak R, Sharma RC, Parvan UC, Gupta, Ojha RK, Goel NK. Behavioural and emotional problems in school going adolescents. Australas Med J 2011;4:15−21.

Roberfroid D, Hammami N, Lachat C, dkk. Utilization of mid-upper arm circumfrence versus weight for geight in nutritional rehabilitation programmes: a systematic review of evidence. Geneva: WHO; 2013.

Cederholom T, Bpsaeus I, Barazzoni R, dkk. Diagnostic criteria for malnutrition - An ESPEN consenseus statment. J Clin Nutr 2015:335−40.

Maqbool A, Olsen IE, Stalling VA. Clinical assessment of nutritional status. Nutr Pediatr 2008:5−13.

Donini LM, Lenzi A, Neni B, Marchesini G. Risk of malnutrition (over and undernutrition): Validation of the JaNuS screening tool. J Clini Nutr 2013;12.

World Health Organization. WHO child growth standar. Interpreting growth indicator. Jeneva: WHO; 2008.

Becker P CL, Corkins MR, dkk. Consensus statement of the academy of nutrition and dietetics/American society for parenteral and enteral nutrition: Indicators recommended for the identification and documentation of pediatric malnutrition (Undernutrition). J Parenter Enteral Nutr 2015;30:147−61.

Wonoputri N, Djais JTB, Rosalina I. Validity of nutritional screening tools for hospitalized children. Nutr Metab J 2014:1−7.

Harris M, Taylor G, penyunting. Medical statistic made easy. Edisi ke-3. Bloxham: Scion publishing ltd; 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.14238/sp21.1.2019.50-6

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

Informasi Editorial:
Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
Jl. Salemba I No 5, Jakarta 10430, Indonesia
Phone/Fax: +62-21-3912577
Email: editorial [at] saripediatri.org

Lisensi Creative Commons
Sari Pediatri diterbitkan oleh Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.