Faktor Risiko Kejadian Sepsis Neonatorum Awitan Dini di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung

Namira Oktaviani Suwarna, Tetty Yuniati, Adi Imam Cahyadi, Tri Hanggono Achmad, Dwi Agustian

Sari


Latar belakang. Sepsis neonatorum merupakan salah satu penyakit infeksi pada bayi baru lahir yang masih menjadi masalah utama di negara berkembang seperti Indonesia. Faktor risiko terjadinya sepsis neonatorum awitan dini dapat dikelompokkan menjadi faktor ibu dan bayi. Faktor risiko ibu seperti ketuban pecah dini dan riwayat infeksi pada kehamilan, sedangkan faktor bayi adalah prematuritas, berat badan lahir rendah, skor APGAR rendah, air ketuban bercampur mekonium, asfiksia neonatorum, dan skor APGAR rendah.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian sepsis neonatorum awitan dini di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional potong lintang pada neonatus yang lahir hidup di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode Januari 2018 sampai Desember 2019 dengan metode total sampling. Analisis statistik menggunakan chi-square dan analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil bermakna apabila nilai p<0,05.
Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa angka kejadian sepsis neonatorum awitan dini tahun 2018 – 2019 adalah 8,1% dari 5224 subjek. Analisis bivariat chi square dan multivariat dengan regresi logistik menunjukkan faktor risiko seperti ketuban pecah dini OR 1,69 (p=<0,001; IK95%: 1,27 – 2,25), usia kehamilan 34 – 37 minggu OR 1,59 (p=0,036; IK95%:1,03 – 2,45), usia kehamilan <34 minggu OR 8,65 (p=<0,001; IK95%:5,47 – 13,70), sectio caesarea OR 1,42 (p=0,002;IK95%:1,14 – 1,77), dan berat badan lahir <2500 gram OR 2,59 (p=<0,001; IK95%: 1,73–3,89) mempunyai hubungan bermakna terhadap kejadian sepsis.
Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko ibu dan bayi seperti ketuban pecah dini >18 jam, usia kehamilan <37 minggu, sectio caesarea dan berat badan lahir <2500 gram memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian sepsis neonatorum awitan dini.


Kata Kunci


sepsis neonatorum; faktor risiko; angka kejadian

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


World Health Organization. Sustainable Development Goals [Internet]. [cited 2021 Jan 20]. Didapat dari: https://www.who.int/health-topics/sustainable-development-goals#tab=tab_2.

Wynn JL. Defining neonatal sepsis. Curr Opin Pediatr 2016;28:135.

Molloy EJ, Wynn JL, Bliss J, dkk. Neonatal sepsis: need for consensus definition, collaboration and core outcomes. Vol. 88, Pediatric research. Nature Publishing Group; 2020.h.2-4.

McGovern M, Giannoni E, Kuester H, dkk. Challenges in developing a consensus definition of neonatal sepsis. Pediatr Res 2020;88:14-26.

Shehab El-Din EMR, El-Sokkary MMA, Bassiouny MR, Hassan R. Epidemiology of neonatal sepsis and implicated pathogens: a study from Egypt. Biomed Res Int 2015;2015. doi: 10.1155/2015/509484.

Fleischmann C, Reichert F, Cassini A, dkk. Global incidence and mortality of neonatal sepsis: a systematic review and meta-analysis. Arch Dis Child 2021;106:745-52.

Utomo MT. Risk factors of neonatal sepsis: a preliminary study in Dr. Soetomo hospital. Indones J Trop Infect Dis 2010;1:23-6.

Kardana IM. Incidence and factors associated with mortality of neonatal sepsis. Paediatr Indones 2011;51:144-8.

Ershad M, Mostafa A, Dela Cruz M, Vearrier D. Neonatal sepsis. Curr Emerg Hosp Med Rep 2019;7:83-90.

Simonsen KA, Anderson-Berry AL, Delair SF, Davies HD. Early-onset neonatal sepsis. Clin Microbiol Rev 2014;27:21-47.

Stoll BJ. Early-onset neonatal sepsis: a continuing problem in need of novel prevention strategies. Pediatrics 2016;138: e20163038.

Lusyati S, van den Broek P, Sauer PJJ. Neonatal sepsis in a neonatal intensive care unit in Indonesia. J Hosp Infect 2009;71:383-5.

Stoll BJ, Puopolo KM, Hansen NI, dkk. Early-onset neonatal sepsis 2015 to 2017, the rise of Escherichia coli, and the need for novel prevention strategies. JAMA Pediatr 2020;174:e200593.

Gebremedhin D, Berhe H, Gebrekirstos K. Risk factors for neonatal sepsis in public hospitals of Mekelle City, North Ethiopia, 2015: unmatched case control study. PLoS One 2016;11:e0154798.

Ocviyanti D, Wahono WT. Risk factors for neonatal sepsis in pregnant women with premature rupture of the membrane. J Pregnancy. 2018;2018.

Belachew A, Tewabe T. Neonatal sepsis and its association with birth weight and gestational age among admitted neonates in Ethiopia: systematic review and meta-analysis. BMC Pediatr 2020;20:1-7.

Leki? E, Babovi? S, Vuki?evi? J, Nešovi? M, Dragaš L. Early-onset neonatal sepsis and risk factors in the preterm infants. Perinat J 2019;27:143-9.

Assa NP, Artana IWD, Kardana IM, Putra PJ, Sukmawati M. The characteristics of neonatal sepsis in low birth weight (LBW) infants at Sanglah General Hospital, Bali, Indonesia. doi:https://doi.org/10.15562/ism.v11i1.522.

Signore C, Klebanoff M. Neonatal morbidity and mortality after elective cesarean delivery. Clin Perinatol 2008;35:361-71.

Megli CJ, Coyne CB. Infections at the maternal–fetal interface: An overview of pathogenesis and defence. Nat Rev Microbiol 2021;1-16.

Cappelletti M, Presicce P, Kallapur SG. Immunobiology of acute chorioamnionitis. Front Immunol 2020;11:649.

AlBasri SF, Shouib GM, Bajouh OS, Nasrat HA, Ahmad E, AlGreisi FM. Maternal and neonatal outcomes in twin and triplet gestations in Western Saudi Arabia. Saudi Med J 2017;38:657.

Gupta P, Faridi MMA, Goel N, Zaidi Z. Reappraisal of twinning: epidemiology and outcome in the early neonatal period. Singapore Med J 2014;55:310.




DOI: http://dx.doi.org/10.14238/sp24.2.2022.99-105

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

Informasi Editorial:
Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
Jl. Salemba I No 5, Jakarta 10430, Indonesia
Phone/Fax: +62-21-3912577
Email: editorial [at] saripediatri.org

Lisensi Creative Commons
Sari Pediatri diterbitkan oleh Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.