Analisis Faktor Risiko Sindrom Syok Dengue pada Anak di RSIA Bunda Aliyah Jakarta

Johanus Edwin, Michelle Budiarta, Klemens Edward

Sari


Latar belakang. Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia dengan presentasi klinis yang dipengaruhi oleh tingkat kebocoran plasma. Presentasi klinis terburuk adalah sindrom syok dengue (SSD).
Tujuan. Mengidentifikasi faktor risiko SSD pada anak.
Metode. Penelitian ini berupa kasus kontrol dengan menggunakan data rekam medik pasien SSD dan DBD berusia 0-17 tahun. Faktor risiko SSD dianalisis dengan uji chi square, Odds ratio, dan regresi logistik.
Hasil. Dari penelitian ini didapatkan sampel 129 subjek, terdiri dari 43 kasus SSD dan 86 kasus DBD. Uji chi square menunjukkan bahwa jenis kelamin laki-laki, muntah, nyeri perut, kadar hematokrit ≥46%, dan kadar trombosit ≤50.000/mm3 berhubungan dengan kejadian SSD. Dari hasil analisis regresi logistik didapatkan bahwa jenis kelamin laki-laki, muntah, nyeri perut, kadar hematokrit ≥46%, dan kadar trombosit ≤50.000/mm3 adalah faktor risiko SSD yang bermakna.
Kesimpulan. Jenis kelamin laki-laki, muntah, nyeri perut, kadar hematokrit ≥46%, dan kadar trombosit ≤50.000/mm3 adalah faktor risiko SSD yang bermakna.


Kata Kunci


sindrom syok dengue; demam berdarah dengue; faktor risiko; anak

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Guzman MG, Harris E. Dengue. The Lancet 2015;385:453-65.

Cucunawangsih, Lugito NPH. Trends of dengue disease epidemiology. Virol Res Treat 2017;8:1178122X1769583.

Indriyani Y, Wahyudi T. Situasi penyakit demam berdarah di Indonesia tahun 2017. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI; 2017.

Lovera D, Martinez de Cuellar C, Araya S, Amarilla S, Gonzalez N, Aguiar C, dkk. Clinical characteristics and risk factors of dengue shock syndrome in children. Pediatr Infect Dis J 2016;35:1294-9.

Lam PK, Hoai Tam DT, Dung NM, Hanh Tien NT, Thanh Kieu NT, Simmons C, dkk. A Prognostic model for development of profound shock among children presenting with dengue shock syndrome. PLOS ONE 2015;10:e0126134.

Junia J, Garna H, Setiabudi D. Clinical risk factors for dengue shock syndrome in children. Paediatr Indones 2007;47:7.

Huy NT, Van Giang T, Thuy DHD, Kikuchi M, Hien TT, Zamora J, dkk. Factors associated with dengue shock syndrome: a systematic review and meta-analysis. PLoS Negl Trop Dis 2013;7:e2412.

Salsabila O, Shodikin MA, Rachmawati DA. Analisis faktor risiko terjadinya sindrom syok dengue pada anak di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember. J Agromedicine Med Sci 2017;3:56-61.

Raihan, Hadinegoro SRS, Tumbelaka AR. Faktor prognosis terjadinya syok pada demam berdarah dengue. Sari Pediatri 2010;12:47-52.

Tantracheewathorn T, Tantracheewathorn S. Risk factors of dengue shock syndrome in children. J Med Assoc Thai 90:272-7.

Soedarmo S, Garna H, Hadinegoro SRS, Satari H. Buku ajar infeksi & pediatri tropis. 2 ed. Jakarta: Badan Penerbit IDAI; 2010.

Martina BEE, Koraka P, Osterhaus ADME. Dengue virus pathogenesis: an integrated view. Clin Microbiol Rev 2009;22:564-81.

Satari HI, Mardani RA, Gunardi H. Faktor prognosis sindrom syok dengue pada anak. Sari Pediatri 2018;20:131-7.

Vuong NL, Manh DH, Mai NT, Phuc LH, Luong VT, Quan VD, dkk. Criteria of “persistent vomiting” in the WHO 2009 warning signs for dengue case classification. Dikutip 26 Juli 2019 Didapat dari: http://tropmedhealth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s41182-016-0014-9.

Pongpan. Prognostic indicators for dengue infection severity. Dikutip 28 Juli 2019. Didapat dari: http://www.theijcp.org/index.php/ijcp/article/view/73.

World Health Organization, penyunting. Comprehensive guidelines for prevention and control of dengue and dengue haemorrhagic fever, Rev, and expanded. ed. New Delhi, India: World Health Organization Regional Office for South-East Asia; 2011.

Dewi R, Tumbelaka AR, Sjarif DR. Clinical features of dengue hemorrhagic fever and risk factors of shock event. Paediatr Indones 2016;46:144.

Widiyati MMT, Laksanawati IS, Prawirohartono EP. Obesity as a risk factor for dengue shock syndrome in children. Paediatr Indones 2013;53:187.

Pothapregada S, Kamalakannan B, Thulasingham M. Risk factors for shock in children with dengue fever. Indian J Crit Care Med 2015;19:661-4.

Azeredo EL de, Monteiro RQ, de-Oliveira Pinto LM. Thrombocytopenia in dengue: interrelationship between virus and the imbalance between coagulation and fibrinolysis and inflammatory mediators. Mediators Inflamm 2015;2015:1-16.




DOI: http://dx.doi.org/10.14238/sp21.2.2019.109-14

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

Informasi Editorial:
Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
Jl. Salemba I No 5, Jakarta 10430, Indonesia
Phone/Fax: +62-21-3912577
Email: editorial [at] saripediatri.org

Lisensi Creative Commons
Sari Pediatri diterbitkan oleh Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.