Peran Kolostrum sebagai Oral Care pada Bayi Prematur

Fetria Faisal, Rosalina D Roeslani

Sari


Latar belakang. Kolostrum dari ibu yang melahirkan bayi prematur memiliki kadar faktor protektif yang lebih tinggi sehingga dapat menurunkan kejadian infeksi dibandingkan bayi prematur dengan yang tidak mendapatkan kolostrum.
Tujuan. Studi ini dilakukan dengan membandingkan pemberian kolostrum dari ibu yang melahirkan bayi prematur dengan yang tanpa pemberian kolostrum melalui sebuah laporan kasus berbasis bukti yang diperoleh dari telaah sistematis.
Metode. Penelusuran pustaka database elektronik, yaitu Pubmed, Cochrane, Highwire dengan kata kunci oropharyngeal”, “AND” “colostrum”, ”AND” “preterm
Hasil. Penelusuran awal literatur dengan metode tersebut diperoleh 28 artikel dan 4 artikel yang terpilih kemudian menjalani telaah kritis untuk menentukan apakah artikel tersebut sahih, penting dan dapat diterapkan pada pasien. Level of evidence ditentukan berdasarkan klasifikasi yang dikeluarkan oleh Oxford Centre for Evidence-based Medicine.
Kesimpulan. Berdasarkan bukti ilmiah yang diperoleh, pemberian kolostrum melalui mukosa orofaring dapat menjadi alternatif terapi imun yang aman dan berpotensi menurunkan kejadian infeksi.


Kata Kunci


bayi prematur; kolostrum; orofaringeal

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


de Ferrer PAR, Baroni A, Sambucetti ME, López NE, Cernadas JMC. Lactoferrin levels in term and preterm milk. J Am Coll Nutr 2010;19:370-3.

Rodriguez NA, Meier PP, Groer MW, Zeller JM. Oropharyngeal administration of colostrum to extremely low birth weight infants: theoretical perspectives. J Perinatol 2009;29:1-7.

Patel AL, Johnson TJ, Engstrom JL, Fogg LF, Jegier BJ, Bigger HR, dkk. Impact of early human milk on sepsis and health-care costs in very low birth weight infants. J Perinatol 2013;33:514-9.

Schanler RJ. Outcomes of human milk–fed premature infants.

Semin Perinatol 2011;35:29-33.

Sullivan S, Schanler RJ, Kim JH, Patel AL, Trawöger R, Kiechl-Kohlendorfer U, dkk. An exclusively human milk–based diet is associated with a lower rate of necrotizing enterocolitis than a diet of human milk and bovine milk-based products. J Pediatr 2010;156:562-7.

Howick J, Chalmers I, Glasziou P, Greenhalgh T, Heneghan C, Liberati A, dkk. The oxford 2011 levels of evidence. Oxford Centre for Evidence-Based Medicine. Diakses tanggal 22 Januari 2015. Diunduh dari: http://www.cebm.net/index.aspx?o=5653.

Lee HC, Kurtin PS, Wright NE, Chance K, Cucinotta-Fobes T, anson-Timpson TA, dkk. A quality improvement project to increase breast milk use in very low birth weight infants. Pediatrics 2012;130:e1-9.

Seigel JK, Smith PB, Ashley PL, Cotton CM, Herbert CC, King BA, dkk. Early administration of oropharyngeal colostrum to extremely low birth weight infants. Breastfeed Med 2013;8:491-5.

Thibeau S, Boudreaux C. Exploring the use of mother’s own milk as oral care for mechanically ventilated very low-birthweight preterm infants. Adv Neonatal Care 2013;13:190-7.

Lee J, Kim HS, Jung YH, Choi KY, Shin SH, Kim EK, dkk. Oropharyngeal colostrum administration in extremely premature infants: an rct. Pediatrics 2015;135:e357-66.

Araujo ED, Goncalves AK, Conceicao MdC, Cunha H, Cardoso ML, Morais SS, dkk. Evaluation of the secretory immunoglobulin a levels in the colostrum and milk of mothers of term and pre-term newborns. Braz J Infect Dis 2005;9:357-62.

Gartner LM, Morton J, Lawrence RA. Breastfeeding and the use of human milk. Pediatrics 2005;115:496–506.

Rodriguez NA, Meier PP, Groer MW, Zeller JM, Engstrom JL, Fogg L. A pilot study to determine the safety and feasibility of oropharyngeal administration of own mother’s colostrum to extremely low birth weight infants. Adv Neonatal Care 2010;10.206-12.




DOI: http://dx.doi.org/10.14238/sp20.2.2018.123-30

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

Informasi Editorial:
Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
Jl. Salemba I No 5, Jakarta 10430, Indonesia
Phone/Fax: +62-21-3912577
Email: editorial [at] saripediatri.org

Lisensi Creative Commons
Sari Pediatri diterbitkan oleh Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.